
Artikel-artikel tentang keunikan Bali | Daftar Vila dan rumah di Bali | Booking | Home
Taman Nasional Bali Barat
Taman Nasional Bali Barat (TNBB) merupakan kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem Zonasi dan dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi.
Taman Nasional Bali Barat adalah suatu wadah yang sangat berperan dalam perlindungan, pelestarian dan pengawetan flora dan fauna beserta ekosistemnya. Untuk diketahui apa yang terdapat pada kawasan Taman Nasional Bali Barat dapat dijelaskan sebagai berikut :
A. Pembagian Zonasi di Taman Nasional Bali Barat
1. Zona inti
Zona yang mutlak dilindungi, tidak diperbolehkan adanya perubahan apapun oleh aktifitas manusia kecuali yang berhubungan dengan kepentingan penelitian.
2. Zona Rimba
Merupakan zona penyangga dari Zona inti, dapat dilakukan kegiatan seperti pada zona inti dan kegiatan alam terbatas.
3. Zona Pemanfaatan Intensif
Dapat dilakukan kegiatan seperti pada kedua zona diatas, pembangunan sarana dan prasarana pariwisata alam dan penggunaan lain yang menunjang fungsi konservasi.
4. Zona Pemanfaatan Budaya
Pada Zona ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan terbatas untuk kepentingan budaya dan atau relegi. Terletak di daratan Taman Nasional Bali Barat di Pulau Menjagan, Teluk Terima, Prapat Agung, Bakungan dan Klatakan.
B. Potensi Kawasan
1. Flora
Taman Nasional Bali Barat kaya akan potensi flora antara lain sawa kecik (Manilkara kauki), Sonokeling (Dalbergia Latifolia), Bayur (Pterospermum difersifolium), dan Cendana (Santalem Album).
Susunan tipe Vegetasi meliputi tipe Vegetasi hutan mangrove, Vegetasi hutan pantai, Vegetasi hutan musim, Vegetasi hutan evergreen dan savana.
2. Fauna
Burung Jalak Bali (Laucapsar rothschildi) merupakan satwa endemik Pulau Bali yang langka dan statusnya di lindungi. Pada saat ini Burung Jalak Bali di Taman Nasional Bali Barat terdapat di habitat alaminya disemenanjung Prapat Agung dan Sekitarnya serta di pusat penangkaran jalak Bali.
Kegiatan penangkaran dilaksanakan sebagai restocking jumlah individu guna mendukung program pemulihan populasi Jalak Bali melalui pelepasan Burung hasil penangkaran ke habitat alami.
Beberapa mamalia besar yang terdapat di Taman Nasiona Bali Barat yaitu Banteng (Bos Javanicus), Kijang (Muntiacus Muntjak), Kancil (Tragulus Javanicus), Menjangan (Cervus Timorensis), Kucing liar (Felis bengalensis), Keras abu-abu (Macaca Fascicularis) dan monyet hitam (Presbytis Cristata), selain itu juga terdapat berbagai jenis reptil seperti penyuider (Lepidochelys alivacease).
C. Biota Laut
Kondisi Trumbu karang yang ada sangat bervariasi, merupakan kombinasi yang unik dari keanekaragaman jenis dan habitatnya, sangat baik untuk wisatawan yang melakukan olah raga bawah air berupa snorkeling dan diving di kawasan Pulau Menjagan.
Demikian adanya Taman Nasional Bali Barat sebagai suatu wadah yang sangat berperan dalam perlindungan, pelestarian dan pengawetan flora dan fauna beserta ekosistemnya.
Artikel-artikel tentang keunikan Bali | Daftar Vila dan rumah di Bali | Booking | Home